BeritaEkonomiHeadlineInternasionalNasionalPolitik

PNG Deportasi 10 Nelayan Merauke, Tahan Dua Kapten Kapal

Sinergitas.id – 10 dari 12 nelayan asal Kabupaten Merauke dideportasi oleh Papua Nugini (PNG) ke Jakarta pada 9 April 2021 setelah menjalani hukuman penjara selama enam bulan karena illegal fishing.

Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Merauke, Elias Mite, SIP mengungkapkan, PNG menuntut hukuman penjara empat tahun kepada 10 nelayan Merauke, namun atas kerjasama KBRI bersama Pemda Merauke melakukan upaya banding maka hukuman turun menjadi satu tahun. Kemudian dari hukuman satu tahun turun menjadi enam bulan.

“10 nelayan ini sudah diputuskan bebas sehingga jum’at lalu tiba di Jakarta. Sabtu mereka di karantina lima hari setelah itu dipulangkan kembali ke Merauke. Sedangkan dua kapten kapal masih ditahan di PNG, hukumannya berlanjut,” terang pria berdarah NTT ini kepada Sinergitas.id di kantor bupati Merauke, Kamis (15/4/2021).

Kini Pemda Merauke terus berupaya melakukan banding untuk dua kapten kapal yang masih ditahan di PNG agar segera dibebaskan. Adapun kronologis penangkapan 12 nelayan Merauke itu pada 4 November 2020.

Dua kapal bernama KMN. Nayakarin 01 dan KMN. Faiz Utama 02 melakukan penangkapan ikan secara ilegal dan melewati batas perairan antara Indonesia dan PNG tepatnya di sektor selatan Daru-Merauke.

“Terima kasih kepada Pemda Merauke sudah memulangkan mereka membantu biaya transportasi dari Jakarta ke Merauke dan biaya rapid antigen. Juga terima kasih kepada KBRI di Vanimo,” ucap Elias Mite. (Hidayatillah)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button