HeadlineNasional

Keluarga Serahkan Pelaku Pembacokan Bocah di Husen Palela ke Polres Merauke

Sinergitas.id – Pelaku pembacokan bocah laki-laki lima tahun dan seorang ayah yang melintas di Jalan Husen Palela, Merauke, Papua diserahkan oleh pihak keluarga kepada Kepolisian Resort (Polres) Merauke, Jumat (26/3/2021) malam.

Kapolres Merauke, AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum kepada wartawan mengungkapkan, selama sepekan polisi memburu pelaku pembacokan yang mengakibatkan korban bocah meninggal dunia setelah sempat dirawat di RS Angkatan Laut akibat luka parah di bagian kepala dan tangan.

Berawal saat kapolres beserta jajarannya membersihkan pantai lampu satu, kemudian mendapat informasi keberadaan pelaku yang tinggal tak jauh dari area tersebut.

“Ada info wajah seperti yang kita buru di salah satu pantai dan Saya meluncur kesana. Saya ke area tempat tersangka tinggal. Saya menyampaikan kepada warga dan beberapa tokoh disitu lebih baik dia (pelaku, red) menyerahkan diri. Jangan sampai saya cari dia seperti teroris,” terang AKBP Untung Sangaji di ruang kerjanya, Sabtu (27/3/2021).

Dia mengakui, tidak bosan berurusan dengan penjahat karena hidupnya telah diabdikan kepada negara. Terlebih pelaku kejahatan yang dikejar telah menyebabkan korban tak berdosa meninggal dunia.

“Omongan saya itu nyampai kemana-mana. Saat dia (pelaku, red) menyerahkan diri ke rumah di keluarganya maka keluarganya menyerahkan kesini. Tangan kita belum sempat ngapa-ngapain, belum pegang pistol, mungkin dia sudah fikir kita gila disini. Dia takut kita tembaki,” ujar Kapolres.

Ditanya apa motif pelaku, orang nomor satu di jajaran Polres Merauke ini menjelaskan, kasusnya masih akan dikembangkan. AKBP Untung Sangaji meyakini, masih ada pelaku kejahatan lainnya yang sedang diburu polisi. Termasuk pelaku kejahatan yang menikam seorang gadis di jalan Gak Merauke baru-baru ini.

“Saya ingin kembangkan. Mudah-mudahan apa yang kita buka bisa mengurai kemana-mana supaya menekan tensi kejahatan,” tandas Kapolres.

Dari informasi yang dihimpun Sinergitas.id, peristiwa pembacokan bermula saat korban yakni bocah, AM dan ayahnya, R beserta rekannya melewati Jalan Husen Palela menggunakan sepeda motor sekitar pukul 20.00 WIT.

Tiba-tiba ada dua orang pelaku menghadang korban dan langsung mengayunkan parang mengenai tangan kiri dari R. Bahkan, tebasan parang tersebut mengenai kepala bocah hingga terjatuh di tanah.

Pelaku semakin brutal, mengayunkan parang dan mengenai tangan kanan AM. Sedangkan rekan R berhasil kabur ketika pelaku hendak mengayunkan parang. (Hidayatillah)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button